Meneropong Sejarah Masjid Jami' Annur 2 Poncol

 


Menelisik sejarah berdirinya Masjid Jami' Annur 2, tidak bisa terlepas dari dinamika umat Islam di kawasan ini. Masjid An-Nur 2, yang terletak di kawasan  yang berbatasan dengan pusat bisnis di jantung Kota Bekasi ini, mempunyai sejarah panjang tentang kesadaran jamaah yang beriringan dengan pesatnya pertumbuhan demografi di wilayah ini.

Masjid yang  berdiri  di atas lahan waqaf ini, awalnya mempunyai luas 100 meter  persegi  yang berasal dari  waqaf  Keluarga H. Namit. Pada pertengahan tahun 1994,  Keluarga Haji Namit mewakafkan sebidang lahan tersebut, untuk di jadikan sarana ibadah umat Islam.

Tak lama berselang di tahun yang sama, tanah wakaf dari keluarga Haji Namit, yang tepatnya berada di RT 004 RW. 002 Kelurahan Perwira Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi, pelaksanaan pendirian bangunan  Mushalla mulai di kerjakan pembangunannya

Bersamaan akan di mulainya pembangunan sarana ibadah ini, lahan waqaf dari keluarga Haji Namit, yang awalnya seluas 100 meter persegi ini, mendapatkan tambahan wakaf lahan seluas 50 meter persegi yang berasal dari keluarga Haji Entong. Lokasi lahan waqaf dari Keluarga Entong, letaknya berbatasan langsung dengan lahan waqaf dari Keluarga Haji Namit, lokasi tepatnya, berada sebelah kiri atau sisi selatan seluas 50 meter persegi.

Seiring dengan kawasan Poncol yang terus bertumbuh dan pertambahan penduduk yang semakin  padat, di kebutuhan jama'ah di seputaran kawasan ini bukan lagi sekedar musholla, melainkan sebuah Masjid Jami'.

Pada waktu itu pembangunan perumahan di sekeliling kawasan ini bertumbuh terus, seperti pembangunan  Perumahan Pesona Anggrek yang awal pembangunannya  belum mempunyai sarana ibadah.

Maka di tahun yang sama dengan lahan waqaf yang berasal dari Keluarga H. Namit dan Keluarga Entong pembangunan masjid mulai di kerjakan.

Dengan dana swadaya warga sekitar, Panitia Pembangunan Masjid mulai bergerak.Seksi penggalangan dana pembangunan Masjid ini, di awaki oleh Slamet, Sofyan, Sijo, Muhammad,  dan Madot .

Mereka berkeliling membagikan/ menjual gambar/ foto KH. Aminuddin Muchtar yang notabene merupakan tokoh ulama di kawasan ini. Gambar beliau di maksudkan untuk menggerakkan kesadaran jamaah untuk menyisihkan rezekinya untuk mendirikan  Masjid.

Semangat penggalangan  dana untuk pembangunan masjid Annur 2, tak bisa di lepas kan dari dukungan Para ibu seperti Ibu Kenting, H. Muhidah, Munawarah (Almh) yang tak kenal lelah untuk mewujudkan berdirinya Masjid.

Berdirinya Masjid Annur 2 juga tak bisa di lepas kan dari peran para tokoh di kawasan ini, seperti Drs. H. Arifin yang beramal pembiayaan untuk pembangunan serambi, qubah dan pengerasan areal lahan berupa pavling block.

Bersamaan waktu dengan pelaksanaan pembangunan, pihak panitia pembangunan  masjid dengan dukungan para donatur, memperluas kawasan masjid dengan membeli tanah di sekeliling lahan masjid  dari warga bernama  Anjang, Bu Hamidah dan Nawiroh yang merupakan ahli waris dari Haji Namit.

Ketiga orang Ahli waris Haji Namit ini,menjual tanahnya ke pihak masjid, masing masing luasan lahannya sekitar 130 persegi.

Tak lama berselang waktu, Haji Sarbini, juga ikut menjual tanahnya seluas 100 meter persegi,yang  letak nya berada di sisi belakang masjid sebelah Utara.

Pembangunan Masjid di kawasan Poncol ini, terus berkembang. Perluasan halaman parkir masjid  di tambah menjadi   60 meter dengan  membeli tanah  a.n Sakinah melalui H. Asmawih.

Sampai saat ini luas lahan  waqaf Masjid Annur 2, dengan status waqaf, seluas 882 meter persegi dengan luas bangunan 650 meter persegi.

Penyematan nama masjid Annur 2 sebagai nama masjid, berdasar usulan dari KH Aminuddin Muchtar.

Nama masjid  waqaf jamaah ini dinamakan "Masjid Jami' Annur 2". Nama Annur 2, di sematkan, di karenakan, saat itu sudah ada Masjid Annur yang berada di kawasan pondok pesantren di wilayah Poncol.

Meskipun ada kesamaan nama Masjid, jamaah   menganggap masjid ini sebagai cabang dari Masjid Annur.

Meski  secara legal formal, Masjid Annur 2 tidak terkait dengan Yayasan Annur dan Pondok Pesantren Annur.

Dari awal berdirinya  Masjid Annur 2  hingga sekarang, organisasi  kepengurusan DKM telah  mengalami pergantian :

1.     Tahun 1994 – 2004 Ketua DKM : Drs. H. Arifin

2.     Tahun 2004 – 2021 Ketua DKM : Aripin

3.     Tahun 2021 – sekarang  Ketua DKM : Nahruddin

Pergerakan pembangunan Masjid Annur 2,  hingga sekarang masih terus berjalan, sat ini, pihak Pengurus dan jama'ah Masjid Annur 2 sedang  melakukan  renovasi masjid. Langkah ini dilakukanlah terkait pertumbuhan di kawasan yang sangat pesat dan sebagai upaya menjawab permasalahan keummaatan yang makin dinamis dan kompleks.

Maka pada hari Ahad, tanggal 22 Mei 2022,  renovasi pembangunan masjid jami’ annur 2 Poncol  di canangkan  dengan tahapan tahapan yang di sepakati bersama oleh pengurus dan pihak pengurus RW.

·        Tahap I Penggantian Atap Genteng dan Kubah,

·        Tahap II Perluasan Serambi Depan Masjid dan Pemindahan Tempat Wudhu,

·        Tahap III Perapihan Ruang Utama dan Finishing.

Semoga renovasi pembangunan masjid dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Dan generasi muda Islam sebagai penerus dakwah Islam di Poncol Kampung Kaliabang Nangka terus bertumbuh dan amanah dalam pengembangan dan pengelolaan Masjid Jami' Annur 2 Poncol/4R15

Comments

Popular posts from this blog

Masjid Jami' Annur 2 Poncol Resmi Terdaftar di Kementerian Agama Republik Indonesia

Pencanangan Dan Peletakan Batu Pertama Renovasi Masjid Annur 2 Poncol